Mengenal Batik Semarang dan Penjelasannya | Batik Tulis Indonesia

Posted by cah Ayu on Wednesday, August 31, 2016

Batik Semarang



Sekarang ini menurut Eko, ada 4 pengrajin batik di Kampung Batik Semarang. Masing-masing tempat usaha ada yang memiliki lebih dari 10 orang karyawan, ada pula yang hanya sekitar 5 karyawan. Sedangkan di Semarang secara keseluruhan, ada sekitar 20 pengrajin batik motif Semarangan, dengan sekitar 600 motif batik khas Semarangan yang telah dikembangkan.

“Untuk motifnya hampir sama dengan batik Pekalongan yang menonjolkan flora dan fauna sebagai motif utama. Namun dalam perkembangannya, batik Semarangan lebih condong ke budaya China. Sedangkan batik Pekalongan lebih terpengaruh budaya Belanda. Perbedaan lain yang tampak jelas adalah dengan adanya perpaduan warna yang digunakan. Ciri khas lain batik 

Semarangan adalah mengusung motif icon Kota Semarang. Seperti Gedung Lawang Sewu, Tugu Muda, dan buah asam,” tambah Alumni Manajemen Informatika Unisbank ini.

Eko berharap Batik Semarang semakin dikenal luas seperti halnya kuliner Semarang yang memang sudah banyak dikenal dengan lumpia, bandeng presto, wingko babat, dan lainnya. Karena itu dia selalu berusaha untuk mengikuti berbagai pameran dan promosi. Harapannya Kampung Batik Semarang bisa menjadi salah satu tujuan wisata Semarang, seperti kampung batik di kota lainnya.

“Orang yang berkunjung ke Semarang tentu ingin membeli oleh-oleh khas Semarang, tentu batik menjadi salah satu yang banyak dicari. Apalagi selama ini kebanyakan wisatawan malah menyempatkan diri ke Pekalongan atau Solo untuk mencari batik. Jika sudah kenal dengan Kampung Batik Semarang, tentu pengunjung akan lebih memilih ke sini,” paparnya.

Eko juga berharap, akan mendapat dukungan dari pemerintah untuk terus mengembangkan Kampung Batik Semarang, terutama untuk menyambut tahun kunjungan wisata Jawa Tengah 2013 nanti. “Keinginan saya, Kampung Batik Semarang ini menjadi sentra batik di Semarang. Sehingga orang mencari batik ya ke sini. Baik itu batik Semarangan atau batik dari kota lain. Namun, tentu sebelumnya Batik Semarang harus kuat dulu, sehingga tidak hanya menjadi penonton,” harapnya.

Sumber: simpang5.wordpress.com/2010/11/15/mengunjungi-kampung-batik-semarang/

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment